Faktor-faktor
yang Mempengaruhi Perkembangan Peserta Didik
oleh: Jusri Sonya Tefa (13115035)
11.
Faktor Internal
Faktor internal yaitu faktor yang ada dalam diri siswa
itu sendiri yang meliputi pembawaan dan potensi psikologis tertentu yang turut
mengembangkan dirinya sendiri. Hal ini juga bisa terjadi karena faktor genetika(hereditas).
Faktor internal bisa dibagi menjadi 2 macam yaitu :
a a. Faktor Fisiologis
Faktor fisiologis adalah faktor-faktor yang
berhubungan dengan kondisi fisik individu. Faktorini dibedakan menjadi dua macam,
yaitu keadaan tonus jasmani dan keadaan fungsi jasmani.
Keadaan tonus jasmani maksudnya dalam hal perbedaan
porsi tubuh. Seperti tinggi kurus, tinggi gemuk, pendek kurus, pndk gemuk, dll.
Hal ini sangat berpengaruh pada fisiologis siswa itu sendiri. Terutama untuk
siswa yang kurang lengkap anggota badannya (cacat).
Keadaan fungsi jasmani maksudnya dalam hal penyakit.
Siswa yang terkena penyakit dalam yang parah dengan siswa yang terkena penyakit
ringan akan berpengaruh pada fisiologis siswa tersebut.
b. b. Faktor Psikologis
Dalam hal kejiwaan, kapasitas Mental, Emosi, dan
Intelegensi setiap orang itu berbeda. Kemampuan berpikir mempengaruhi banyak
hal, seperti kemampuan belajar, memecahkan masalah, dan berbahasa. Anak yang
berkemampuan intelektual tinggi akan berkemampuan berbahasa secara baik. Oleh
karena itu kemampuan intelektual tinggi, kemampuan berbahasa baik, dan
pengendalian emosional secara seimbang sangat menentukan keberhasilan dan
kecerdasan dalam perkembangan sosial anak.
Sikap saling pengertian dan kemampuan memahami orang
lain merupakan modal utama dalam kehidupan sosial dan hal ini akan dengan mudah
dicapai oleh remaja yang berkemampuan intelektual tinggi, berbeda dengan anak
yang mempunyai daya intelektual kurang, mereka selalu tampak murung, pendiam,
mudah tersinggung karenanya suka menyendiri, tingkat kecerdasan yang lambat dan
temperamen.
Beberapa faktor psikologis yang utama memengaruhi
proses belajar adalah :
· -
Kecerdasan/inteligensi siswa
· -Motivasi
· -Minat
· -Sikap
· -Bakat
2. 2. Faktor Eksternal
Yaitu hal – hal yang datang atau ada diluar diri
siswa/peserta didik yang meliputi lingkungan (khususnya pendidikan) dan
pengalaman berinteraksi siswa tersebut dengan lingkungan
Macam-macam faktor eksternal yaitu :
a. a. Faktor Biologis
Bisa diartikan, biologis dalam konteks ini adalah
faktor yang berkaitan dengan keperluan primer seorang anak pada awal
kehidupanya: Faktor ini wujudnya berupa pengaruh yang datang pertama kali dari
pihak ibu dan ayah.
b.
b. Faktor Physis
Maksudnya adalah pengaruh yang datang dari lingkungan
geografis, seperti iklim keadaan alam, tingkat kesuburan tanah, jalur
komunikasi dengan daerah lain, dsb.
c. c. Faktor Ekonomis/Status Sosial Ekonomi
Dalam proses perkembanganya, betapapun ukuranya
bervariasi, seorang anak pasti memerlukan biaya. Biaya untuk makan dan minum
dirumah, tetapi juga untuk mebeli peralatan sekolah yang dibutuhkan oleh siswa.
Kehidupan sosial banyak dipengaruhi oleh kondisi atau status kehidupan sosial
keluarga dalam lingkungan masyarakat. Masyarakat akan memandang anak, bukan
sebagai anak yang independen, akan tetapi akan dipandang dalam konteksnya yang
utuh dalam keluarga anak itu. “ia anak siapa”. Secara tidak langsung dalam
pergaulan sosial anak, masyarakat dan kelompoknya dan memperhitungkan norma
yang berlaku di dalam keluarganya. Dari pihak anak itu sendiri, perilakunya
akan banyak memperhatikan kondisi normatif yang telah ditanamkan oleh
keluarganya. Sehubungan dengan itu, dalam kehidupan sosial anak akan senantiasa
“menjaga” status sosial dan ekonomi keluarganya. Dalam hal tertentu, maksud
“menjaga status sosial keluarganya” itu mengakibatkan menempatkan dirinya dalam
pergaulan sosial yang tidak tepat. Hal ini dapat berakibat lebih jauh, yaitu
anak menjadi “terisolasi” dari kelompoknya. Akibat lain mereka akan membentuk
kelompok elit dengan normanya sendiri.
d. d. Faktor Cultural
Di Indonesia ini, jika dihitung ada berpuluh bahkan
beratus kelompok masyarakat yang masing – masing mempunyai kultur, budaya, adat
istiadat, dan tradisi tersendiri, dan hal ini jelas berpengaruh terhadap
perkembangan anak – anak.
e.
d. Faktor Edukatif
Pendidikan merupakan proses sosialisasi anak yang
mempunyai pengaruh terhadap perkembangan anak manusia terarah. Hakikat
pendidikan sebagai proses pengoperasian ilmu yang normatif, yang memberikan
warna kehidupan sosial anak di dalam masyarakat dan kehidupan mereka di masa
yang akan datang. Pendidikan dalam arti luas harus diartikan bahwa perkembangan
anak dipengaruhi oleh kehidupan keluarga, masyarakat, dan kelembagaan.
f. e. Faktor Religious
Sebagai contoh seorang anak kyai, sudah pasti ia akan
berebeda dengan anak lain yang tidak menjadi kyai, yang sekedar terhitung orang
beragama, lebih – lebih yang memang tidak beragama sama sekali, ini adalah
persoalan perkembangan pula, menyangkut proses terbentunya prilaku seorang anak
dengan agama sebagai faktor penting yang mempengaruhinya karena pondasi agama
merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dan berperan penting
sebagai media kontrol dalam perkembangan peserta didik.
Hehey thanks
BalasHapusMakasi banyak kakakka
BalasHapusmantav
BalasHapus