MEDIA
TELEVISI DALAM DUNIA PENDIDIKAN
Oleh : Apolonia Letekina Uran
13115057
Televisi adalah salah satu media
masa yang saat ini popular di Indonesia. Tidak bias kita pungkiri lagi kalau
setiap hari dua mata kita pasti akan menonoton televisi . tapi apa yang kita
dapatkan kalau menonton televisi setiap hari ? hanya hiburan semata yang tidak
ada bobotnya sama sekali bagi kita .
Televisi dalam pendidikan adalah
televisi yang menyiarkan tayangan pendidikan
yang bertujuan untuk mendidik
sehingga dapat memotivasi dalam belajar. Televisi tidak sekadar menghibur tetapi lebih penting adalah mendidik.
Dalam dunia pendidikan televisi
memiliki peran antara lain memberikan informasi kepada pemirsa seperti laptop
Si Unyil, si Bolang, Indonesiaku, Hitam Putih, Mario Teguh Golden Ways dll.
Peran lain adalah menyampaikan materi seperti pada channel TV Edukasi , pada acara ranking 1, salah
salah acara pada Tv swasta yang menyampaikan kuis-kuis menarik cerdas cermat
yang menghibur sekaligus ilmu kepada kita. Ada pula yang menyampaikan
pesan-pesan moral kepada para penonton seperti acara Minta Tolong yang
mengajarkan kita agar bisa menolong
orang yang membutuhkan pertolongan dengan ikhlas.
Televisi juga mempengaruhi
motivasi belajar siswa karena waktu yang semestinya digunakan untuk
belajar karena acara televisinya menarik
malah digunakan untuk menonton televisi.
Keuntungan dari media televii
adalah dapat memancarkan berbagai jenis bahan audio-viual termasuk gambar diam,
film, obyek, dan drama ; televise bisa menyajikan model dan conotoh-contoh bagi siswa ; telvisi
dapat membawadunia nyata ke rumah dan ke kelas-kelas eperti orang,
tempat-tempat, dan peristiwa-peristiwa, melalui penyiaran langsung maupun
rekaman; dapat memberikan kepada siswa peluang untuk mendengar dan melihat diri
sendiri ; dapat menyajikan program-program yang dapat dipahami oleh siswa
dengan usia dan tingkatan pendidikan yang berbeda, dapat menyajikan visual dan
suara yang amat sulit diperoleh pada dunia nyata misalnya ekspresi wajah yang
unik,dll . Namun televise juga memiliki kelemahan antara lain hanya mampu
menyajikan komunikasi satu arah, Televisi pada saat disiarkan akan berjalan
terus dan tidak ada kesempatan untuk memahami pesan-pesannya sesuai dengan
kemampuan individual siswa; guru tidak
memiliki kesempatan untuk merevisi film sebelum disiarkan ; Kekhawatiran muncul
bahwa siswa tidak memiliki hubungan pribadi dengan guru, dan siswa bisa jadi bersikap
pasif selama penayangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar