Jumat, 13 Mei 2016

Tahapan Awal Perkembangan Seorang Anak



NAMA           : ESTER BOIMAU
NO. REG       : 13115019

TAHAPAN AWAL PERKEMBANGAN SEORANG ANAK


Anak adalah mahluk yang lahir dari sepasang orang tua, anak adalah manusia yang belum dewasa, anak adalah amanah, anak merupakan masa depan bangsa dan sebagainya. Berbicara tentang anak,ketika dilihat dari sudut perkembanganya, sejak anak dilahirkan sampai tahun-tahun pertama anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Perilaku dan sifat anak dapat berubah dengan sangat cepat bergantung pada waktu dan kondisinya. Untuk itu, kali ini akan dibahas perilaku anak pada tahap awal pertumbuhan dan perkembangannya, yaitu pada masa prasekolah (contohnya PAUD, TK).
Sangat penting untuk seorang anak dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik di lingkungan tempat ia berada. Hal inilah yang menjadi focus utama orang tua anak tersebut. Segala bentuk perhatian dicurahkan kepada sang anak agar dapat menjadi seseorang yang berguna dikemudian hari. Namun berbeda dengan apa yang diharapkan oleh orang tua, pada tahap awal dapat saja anak memiliki perilaku yang membuat pusing orang tuanya. Terkadang anak bisa menjadi sangat bandel, keras kepala, bahkan melawan. Tak luput juga bahwa pada tahap awal ini sang anak akan banyak mengajukan pertanyaan yang belum diketahui. Ini merupakan hal yang umum karena sang anak sedang dalam proses pengembangan karakter dan kepribadian. Ini yang mendasari sebagian orang tua merasa tahap awal pertumbuhan dan perkembangan anak lebih sulit dibandingkan pada saat masih bayi.
Ada beberapa macam perkembangan anak ditahap awal diantaranya:
1.      Perkembangan Fisik
Perkembangan fisik diantaranya adalah perubahan tinggi dan berat badan.
2.      Perkembangan Motorik
Perkembangan motorik adalah cara menggunakan otot-otot halus dan kasar pada tubuh, contohnya saat berjalan, berlari, dan sebagainya.
3.      Perkembangan Kognitif
Merupakan perkembangan dimana anak mulai memahami dunia dengan pemikirannya (dari khayalan hingga mencapai realistis).
4.      Perkembangan Bahasa
Pada tahap ini anak sedang berlatih menyusun kalimat-kalimatnya, ataupun masuk pada tahap bercakap-cakap pada diri sendiri atau orang lain
5.      Perkembangan Emosi
Perkembangan emosi dikarenakan ketidakseimbangnya pola emosianak/labil, sehingga membuat anak sulit dibimbing/ajar. Pola-pola emosi dimaksud seperti: marah, takut, gembira, sedih, cemburu, iri, ingin tahu, menyayangi.
6.      Perkembangan Psikososial
Merupakan perkembangan memilah mana yang positif dan negatif. Disini anak berusaha untuk lebih mandiri.
Berdasarkan jenis-jenis perkembangan diatas, maka disarankan untuk orang tua agar dapat membimbing dan mengajarkan anaknya menjadi lebih baik dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sehingga anak dapat menjadi orang yang berguna di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar