Sabtu, 14 Mei 2016

Perkembangan Pribadi dan Sosial Peserta Didik



PERKEMBANGAN PRIBADI DAN SOSIAL PESERTA DIDIK
Oleh : Yovita C.Blolong

Perkembangan pribadi mencakup perkembangan konsep diri,emosi,indepedensi dan tanggung jawab.Dalam aspek konsep diri,siwa mungkin masih cenderung berorientasi pada diri sendiri.Keinginan untuk menonjolkan diri masih cukup tinggi,belum mampu melihat diri secara objektif dan menyadari  akan perbedaan diri dengan orang lain mungkin masih merupakan ciri-ciri yang cukup kuat pada anak didik.Namun sejalan dengan tingkat perkembangannya,pada kelas-kelas yang tinggi konsep diri anak didik, misalkan pada  anak sekolah dasar diharapkan telah berorientasi kontekstual, yakni menunjukan kesadaran akan hubungan diri dengan lingkungan dan bahwa lingkungan atau orang lain itu berbeda dengan dirinya.
Dalam aspek perkembangan emosi,anak didik pada tingkat sekolah dasar belum stabil.Kecenderungan untuk tidak toleran terhadap orang lain,agresif secara fisik,rendahnya kesadaran akan kesalahan diri,dan perilaku egoistis masih akan tampak.Karakteristik perkembangan ini akan berubah menuju perilaku  memahami orang lain,bersikap kooperatif,toleran,dan sadar akan kesalahan sendiri.Dengan kata lain akan ada pergeseran dari orientasi egoistis kepada orientasi altruistis (peduli akan kepentingan orang lain)
Erat kaitannya dengan konsep diri dan emosi ialah perkembangan tanggung jawab.Keraguan berbuat atas inisiatif sendiri atau mengambil keputusan tanpa menyadari resiko merupakan ciri dari perkembangan peserta didik tingkat sekolah dasar.Begitu pula dengan aspek sosial,peserta didik mulai menunjukan sifat mereka masing-masing dan mulai tampak adanya kesadaran jenis atau gender identity.Berkaitan dengan hubungan sosial ini,karakteristik kehidupan kelompok peserta didik akan bercirikan mulai dari sikap yang tidak  toleran  dan individualistis sampai kepada keterikatan diri pada kesepakatan kelompok dalam berperilaku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar