PERKEMBANGAN
PRIBADI DAN SOSIAL PESERTA DIDIK
Oleh
: Yovita C.Blolong
Perkembangan
pribadi mencakup perkembangan konsep diri,emosi,indepedensi dan tanggung
jawab.Dalam aspek konsep diri,siwa mungkin masih cenderung berorientasi pada
diri sendiri.Keinginan untuk menonjolkan diri masih cukup tinggi,belum mampu
melihat diri secara objektif dan menyadari
akan perbedaan diri dengan orang lain mungkin masih merupakan ciri-ciri
yang cukup kuat pada anak didik.Namun sejalan dengan tingkat perkembangannya,pada
kelas-kelas yang tinggi konsep diri anak didik, misalkan pada anak sekolah dasar diharapkan telah
berorientasi kontekstual, yakni menunjukan kesadaran akan hubungan diri dengan
lingkungan dan bahwa lingkungan atau orang lain itu berbeda dengan dirinya.
Dalam
aspek perkembangan emosi,anak didik pada tingkat sekolah dasar belum
stabil.Kecenderungan untuk tidak toleran terhadap orang lain,agresif secara
fisik,rendahnya kesadaran akan kesalahan diri,dan perilaku egoistis masih akan
tampak.Karakteristik perkembangan ini akan berubah menuju perilaku memahami orang lain,bersikap
kooperatif,toleran,dan sadar akan kesalahan sendiri.Dengan kata lain akan ada
pergeseran dari orientasi egoistis kepada orientasi altruistis (peduli akan
kepentingan orang lain)
Erat
kaitannya dengan konsep diri dan emosi ialah perkembangan tanggung
jawab.Keraguan berbuat atas inisiatif sendiri atau mengambil keputusan tanpa
menyadari resiko merupakan ciri dari perkembangan peserta didik tingkat sekolah
dasar.Begitu pula dengan aspek sosial,peserta didik mulai menunjukan sifat
mereka masing-masing dan mulai tampak adanya kesadaran jenis atau gender identity.Berkaitan dengan
hubungan sosial ini,karakteristik kehidupan kelompok peserta didik akan
bercirikan mulai dari sikap yang tidak
toleran dan individualistis sampai
kepada keterikatan diri pada kesepakatan kelompok dalam berperilaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar